No post found. Please try again:

Random post:

  • Ratna Sarumpaet tak lagi dampingi Daisy Fajarina Ratna Sarumpaet mencabut kesediaan dari Ratna Sarumpaet Crisis Centre (RSCC) untuk mendampingi Ibunda Manohara dalam kasus penculikan anaknya Manohara. Pada Senin, 25 Mei 2009 kemarin Ratna resmi mencabut kesediaannya. Ratna terpaksa mengambil keputusan tersebut karena ia menilai tidak ada kesungguhan dari Daisy. hal tersebut ia ungkapkan karena Daisy tidak memenuhi panggilan Mabes Polri untuk membuat berita
  • Benarkah Michael Jackson Seorang Homo? Sebuah buku berisi kehidupan Michael Jackson bakal dirilis akhir bulan ini. Isi buku tersebut mengejutkan, yakni tentang kehidupan seks King of Pop. Buku berjudul ‘Unmasked: The Final Years of Michael Jackson’ tersebut ditulis Ian Halperin. Isi buku menguak secara detail kehidupan seks King of Pop. Menurut sumber sumber yang telah membaca buku tersebut, seperti dilansir Aceshowbiz, Jumat
  • Rumah tangga Chintami terancam bubar kehidupan rumah tangga adik minati ini kini berada di ujung tanduk. Chintami telah menggugat cerai suaminya Bayu Maroto. Tami, sapaan akrab Chintami telah resmi memasukkan gugatan cerainya pada tanggal 13 Mei 2009 di pengadilan agama Jakarta selatan. dengan nomor 0908/PDT.G/2009/PAJS. perceraian mereka diisukan karena adanya orang ketiga yang bernama Yuni yang merupakan sahabat dari Tami sendiri.
  • Nadia Vega, sibuk kuliah malah gemuk artis yang kini tengah menempuh kuliah di negeri Kanguru, Nadia Vega kini kembali ke Indonesia untuk mengisi liburannya selama  dua minggu. ada yang berbeda dari dara kelahiran pekanbaru 12 Desember 1988 tersebut. pipinya makin Chubby karena berat badannya yang naik. Nadia sampai nggak mau nyebutin berapa berat badannya low Mantan kekasih Aldi Taher ini kembali
  • Marcella di tuntut JPU 18 bulan Pil pahit harus kembali ditelan Marcella, putri dari artis senior Tety Liz ini dituntut oleh Jaksa Penuntut umum dengan hukuman kurungan penjara selama 18 bulan atau satu setengah tahun. Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menangani kasus ini mengatakan bahwa tuntutan yang diajukan JPU dengan menyatakan pelanggaran atas pasal 333 KUHP tentang perampasan kemerdekaan orang