Bapas Surakarta dan SMAN 5 Surakarta Perkuat Komitmen Cegah Bullying Melalui MPLS

 



Surakarta – Sebanyak 360 peserta didik baru SMA Negeri 5 Surakarta mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh antusias. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi para siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, serta budaya saling menghargai dalam kehidupan sekolah.




Pada kesempatan tersebut, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta turut berpartisipasi sebagai narasumber dalam memberikan edukasi kepada para peserta didik mengenai pencegahan perundungan (bullying), penguatan karakter, serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah. Tim Bapas Surakarta dipimpin oleh Kasubsi Bimbingan Kerja (BKA), Septanto Edy Nugroho, bersama jajaran Pembimbing Kemasyarakatan.

Kasubsi Bimker BKA Bapas Kelas I Surakarta, Septanto Edy Nugroho, menegaskan bahwa lingkungan sekolah merupakan tempat yang harus mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

"Bullying bukan sekadar candaan yang berlebihan, tetapi dapat meninggalkan dampak psikologis yang serius bagi korban. Melalui kegiatan MPLS ini, kami ingin menanamkan kepada seluruh peserta didik bahwa setiap individu memiliki hak untuk merasa aman, dihargai, dan diterima. Mari bersama membangun budaya saling menghormati, merangkul perbedaan, dan berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk perundungan," ujar Septanto.

Kehadiran Bapas Surakarta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Koordinator MPLS SMA Negeri 5 Surakarta, Bayu, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam memberikan pembekalan kepada peserta didik baru.

"Kami menyambut baik kehadiran Bapas Surakarta dalam MPLS tahun ini. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini, terutama dalam membangun karakter, empati, dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying. Harapannya, nilai-nilai yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di luar sekolah,"

ungkap Bayu.

Melalui kolaborasi antara SMA Negeri 5 Surakarta dan Bapas Kelas I Surakarta, diharapkan seluruh peserta didik baru mampu menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan kepedulian terhadap sesama. Sebab, menjadi pribadi yang keren bukanlah dengan merendahkan orang lain, melainkan dengan saling mendukung, menghargai perbedaan, dan bertumbuh bersama untuk meraih prestasi.

 

SHARE

Milan Tomic

Hi. I’m Designer of Blog Magic. I’m CEO/Founder of ThemeXpose. I’m Creative Art Director, Web Designer, UI/UX Designer, Interaction Designer, Industrial Designer, Web Developer, Business Enthusiast, StartUp Enthusiast, Speaker, Writer and Photographer. Inspired to make things looks better.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment